Sabtu, 14 September 2019

MUSUH TERBESAR....



Ini adalah hari kedua tantangan menulis kelas literasi. Hari ini temanya adalah “musuh terbesarku”.

Pada dasarnya aku tidak penah menganggap orang lain adalah musuhku, jadi musuh terbesarku itu hadir dan tumbuhdalam diriku. Aku adalah tipe melankolis yang dibumbui sedikit koleris ehh begimana itu 😬… Saat ini sudah banyak yang melebur walau sisi perfectionist-nya masih ada, tapi sekarang lebih slow.
Aku… dan dengan Ambisiku, iya… terkadang ambisiku yang terlalu kuat justru bikin berantakan karena ngga slow,😢. Jadi dari banyak kesalahan itu aku berusaha menekan ambisiku, dari mulai mengikuti kelas-kelas pengelolaan emosi, belajar mengelola emosiku sendiri. Jika rasa itu mulai datang, aku memilih untuk sendiri, iya teman-teman, aku lebih butuh waktu untuk sendiri lalu berpikir ke depan, dan kesamping. Berpikir apa yang akan terjadi jika aku ambil tindakan yang terlalu terburu-buru.

Karena ambisi itu, kadang aku sering merasa kecewa, bener ngga sih temen-temen? Lagi-lagi dari berbagai kejadian menjadikan sebuah pembelajaran. Aku belajar untuk lebih mengalir, ngga mudah sih awalnya, tapi aku punya orang-orang yang selalu mendukung, lingkungan yang baik, yaaahhh support system yang sempurna pokoknya.

Jadi teman-teman, apa yang terjadi yang berasal dari dalam diri kita, kitalah yang mampu untuk mengalahkan, diri kita sendiri adalah motivator yang paling hebat untuk merubah pribadi kita. Setelah diri sendiri sudah bisa mengelola, carilah support system sekunder terhebat untuk kita. Kita berhak bahagia, kita berhak berubah menjadi lebih baik… 


#tantanganseptemberceria
#tujuhharibercerita
#rumahbelajarliterasiipjogja
#harike2


Rabu, 11 September 2019

Bersyukur.....




Setiap episode pagiku akan menentukan alur cerita kehidupanku hingga malam menjelang. Hari ini aku bersyukur atas segala hal yang Tuhan berikan padaku, anak-anak dan suami. 

Tahun ini adalah tahun-tahun yang luar biasa. Pernah ngga sih dalam hidup teman-teman berada pada fase mengambil keputusan yang cukup beresiko? Tahun ini, kami melakukannya🤭.

Tapi tahukah teman-teman… bahwa keputusan ternekat sekalipun jika di ambil dengan perhitungan yang matang dan tentunya doa yang tidak putus akan menjadi hal yang disyukuri setiap hari. Aku bersyukur untuk hari ini, karena…. Allah selalu ada disetiap pencapaianku, bahkan yang orang pikir tidak mungkin sekalipun. Aku bersyukur Allah memberi akal, kesehatan, waktu yang bermanfaat.

Jadi.. bersyukurlah di pagi hari, maka sepanjang harimu,kamu akan senantiasa bersyukur… sekecil apapun saat aku membuka mata, maka aku bersyukur bahwa Allah masih memberiku kesempatan, kesempatan untuk memperbaiki, belajar dan bermanfaat.

#tantanganseptemberceria
#tujuhharibercerita
#rumahbelajarliterasiipjogja
#hari1

Selasa, 07 Mei 2019

SEHAT DAN LANGSING SAAT PUASA


Halo teman-teman, gimana puasa hari kedua ini? Masih semangat dong yaa pastinya..
Bulan puasa ini bisa jadi momentum untuk memperbaiki asupan rohani juga mempercantik jasmani kita lho teman-teman. Kalian bisa tampil cantik dan makin sehat saat lebaran nanti. Apa sih kira-kira tipsnya? Hayuk mari kita simak bersama-sama ya, di bawah ini ada beberapa tips yang akan membantu kalian tampil cantik dan sehat dikala puasa.

Ø  ➤Saat sahur
·     Pastikan kalian minum air putih sesaat bangun tidur, air putih yang diminum saat perut kosong akan mudah diserap dalam darah, dan bisa membantu mempercepat metabolisme tubuh hampir 25%.
·     Konsumsi buah terlebih dahulu, nutrisi dari buah akan mudah terserap saat perut kalian dalam keadaan kosong.
·     15 menit kemudian sahurlah dengan porsi seimbang, cukup karbo, protein dan sayuran, jangan ada yang di skip ya… karena masing-masing komposisi mempunyai peran yang sangat penting untuk tubuh kita.

·     Perhatikan asupan karbo, jangan sampai berlebih, agar berat badan tetap terkontrol.

Ø  ➤Olahraga
Olahraga saat puasa? Iyaa.. bener kok, kalian ngga salah baca, hehe 😁 
Taukah kalian, ketika berolahraga saat perut kosong yang dibakar oleh tubuh kita adalah LEMAK, kebayag dong, dapat sehat bonus langsing. Tetap rutin berolahraga selama puasa turut memicu produksi hormon pertumbuhan yang penting dalam pembentukan jaringan otot, membakar lemak, meningkatkan kepadatan tulang dan harapan hidup lebih lama. Tapi ingat, jangan olahraga pas lagi terik-teriknya matahari juga ya. Kalian bisa mulai olahraga sekitar pukul 4 sore.

Ø  ➤Saat buka puasa
·     Saat adzan maghrib berkumandang, jangan lupa berdoa dulu teman-teman, lalu ambil segelas air putih.
·     Hindari minuman yang mengandung banyak gula, kebutuhan gula untuk tubuh kita sudah tercukupi dari sayur, buah dan nasi. So, jangan lagi menambah dengan minuman yang mengandung gula berlebihan.
·     Perbanyak mengonsumsi sayur dan buah. Menjaga konsumsi buah dan sayur selama berpuasa juga membantu kontrol gula darah kita selama puasa. Sehingga terhindar dari hipoglikemi, terutama pada orang penderita diabetes melitus.
·     Konsumsi air kelapa. Kita semua tahu bahwa air kelapa mengandung elektrolit dan glukosa alami yang bisa membangkitkan energi dalam tubuh. Dengan minum air kelapa, kalian  juga mampu rehidrasi tubuh yang telah kehilangan banyak energi usai membakar kalori. Selain itu, daging kelapanya yang lembut juga bisa dimakan dan sangat mengenyangkan. Kelapa kaya nutrisi yang bisa dimanfaatkan untuk diet penurunan berat badan.
·     Konsumsi makanan yang mengandung lemak baik/lemak tak jenuh. Lemak tak jenuh tunggal dapat membantu menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat) dan menjaga kadar HDL (kolesterol baik) dalam tubuh serta membantu mengembangkan dan memelihara sel-sel tubuh kalian. Mengonsumsi makanan yang mengandung kadar lemak jenuh tunggal dengan kadar yang tepat akan membuat kalian terlihat awet muda, karena lemak pada wajah mampu memperkuat sel-sel kulit wajah serta dapat mengatasi kerutan. Contoh makanan yang mengandung lemak baik antara lain ; almond, alpukat, minyak zaitun, kacang-kacangan, minyak ikan.


Di atas adalah beberapa tips yang bisa kalian jalankan, jangan lupa untuk tetap mempunyai pola pikir yang positif dan kegiatan yang bermanfaat. Jangan jadi mager alias malas gerak saat puasa. Tips di atas sudah diuji coba oleh Author 😊. Selamat menjalankan ibadah puasa buat teman-teman yang berpuasa.

Selasa, 12 Juni 2018

CATATAN AKHIR RAMADHAN 2018

11 Juni 2018...


Tahun ini, banyak sekali keputusan yang harus dibuat secara tiba-tiba. Semoga catatan kali ini, sedikit banyak menginspirasi para pembaca yang budiman 😘.
Usaha kami yang berdiri di bidang penerbit buku telah berjalan selama hampir 5 tahun, pasang surut, jatuh bangun, dan segala hal... Percayalah teman-teman, semua usaha yang kita jalani, pasti akan mengalami yang namanya pasang surut, tugas kita adalah membuat pondasi yang kuat agar usaha kita mampu berdiri dalam kondisi apapun. 5 tahun perjalanan K-media, yang akan segera beranak pinak, bercabang di industri clothing, dan lainnya... mau dibilang berat, ngga juga, mau di bilang gampang juga ngga. Hanya saja, mungkin aku, suami dan team berjalan secara santai, mengikuti kemana tangan Tuhan menuntun. Tidak jarang, hantaman justru datang dari orang-orang terdekat... percaya ngga? coba rasakan 😁. Dari sana kami belajar, untuk menjadi tangguh, menjadi kuat karena tempaan. Suatu ketika, ada orang yang tinggal berdekatan menyampaikan berita ke penjuru negeri 😛, bahwa kami, K-media, tidak mampu membayar ongkos mesin yang hanya sejumlah sekian juta, sedangkan dia tidak tau pokok permasalahannya. Kami memaafkan, kesel... iya, tapi hanya saongok manusia yang mungkin hanya jadi batu untuk hidup kami. Jangan pernah jatuh dengan komentar orang ya bro, sis, kakak, adek. Mereka adalah pemacu semangat untuk semakin maju, jangan jatuh hanya karena orang bilang, wah usahanya sepi, wah begini dan begitu. Dan jangan menjadi tinggi jika ada yang menyanjung usahamu, jangan menjadi besar, jika ada yang mengagungkan usahamu.

Usaha itu butuh hati yang kuat, butuh telinga yang tebal. Usaha itu butuh orang-orang yang bermental setebal baja. Jangan malu, jangan ragu untuk belajar kepada orang lain, JANGAN PERNAH MERENDAHKAN ORANG LAIN. Sekecil apapun usaha orang lain di mata kita, mereka tetap punya jiwa besar untuk dirinya sendiri dan sekitar. Dari banyak teman kami belajar, saling menghargai, saling mendukung, memberikan energi yang positif. Jangan gengsi untuk memulai suatu usaha ya sis, bro... setiap usaha yang di dasari karena tanggung jawab dan atas nama Tuhan, halal dan berkah. Jangan pernah malu, berusaha untuk kehidupan yang lebih baik, 

Tahun ini, Ramadhan tahun ini, kami mengambil sebuah keputusan besar, tidak mudah, namun kami yakin mampu melaluinya. Dari mas Saptuari, dan pengusaha-pengusaha muslim lainnya kami belajar. Belajar kembali ke titik nol. Kami memang tidak memulai sebuah usaha dari RIBA, semua modal usaha murni dari kerja keras dan investor. Kembali ke titik nol kami untuk usaha kami selanjutnya. Semoga Allah mampukan kami untuk menjauh dari Riba. Bagaimana kami mendapatkan modal pertama kami? Semoga ini juga bisa menginspirasi teman-teman.

Saat K-media berdiri, kami tidak punya sepeserpun yang bisa di pergunakan untuk memulai sebuah usaha. Jika teman-teman mempunyai skil, akan lebih mudah untuk memulai sebuah usaha. Gunakan skill teman-teman untuk menggebrak pintu awal dunia usaha. Kami dulu memulai dari seorang customer, yang alhamdulillah Beliau memberi kepercayaan kepada kami, kami minta DP terlebih dahulu, yang mana, Beliau juga belum pernah bertemu sekalipun dengan saya atau suami. Kepercayaan itu mahal teman-teman, maka kami jaga kepercayaan itu hingga sekarang. Setelah kalian mendapat sebuah kepercayaan, jagalah dia dengan pelayanan dan kualitas. 

Dalam usaha, kami hanya mengandalkan Tuhan, jika jatuh hanya Tuhan yang tau cerita itu, jika baik, hanya Tuhan yang tau rasa syukur itu. Maka jika hanya orang berkomentar, kami tidak akan goyah, kami tidak akan jatuh. Kami tidak butuh sebuah pengakuan dari sesama manusia, kami adalah kami, yang menjalani hidup sesuai garis tangan. Dear teman-teman.... carilah orang lain yang mampu bertukar pikiran secara sehat, yang mampu memberikan nilai-nilai hidup yang bermanfaat. Dan, jadilah diri sendiri yang hebat, hebat untuk mampu mengendalikan ego kalian. Kami... saya dan suami sepakat, bahagia, sukses, dan sebuah kenyamanan itu ada di tangan kita, jangan pernah membalas komentar orang lain dengan sebuah omongan ya gaes, bayarlah keraguan orang lain dengan prestasi. Prestasi untuk kebaikan, prestasi untuk kebahagiaan. Orang yang berhubungan dengan keseharianmu, akan tau kamu seperti apa, tidak perlu sebuah pengakuan dari orang lain gaes.... dan Ramadhan kali ini, semoga menjadi Ramadhan bermanfaat untuk kami dan untuk teman-teman semua 💗.

Sabtu, 16 Desember 2017

TRIP TO KARIMUNJAWA #KINANSTORY

Hmm... hehe, halo gaes apakabar?
Mumpung mood nulis lagi ada. Yaps, sedikit info ini, semoga bisa sedikit mencerahkan kalian yang mau berlibur ke Karimunjawa ya gaess... cusss simak cerita selanjutnya.

Kami(aku, suami,anak-anak dan team) memakai jasa seorang tour guide gaes, aku ambil paket private karena bawa anak-anak, kalau harus share dengan wisatawan lain takutnya akan merusak acara mereka, heheee.

Berangkat hari minggu malam dari Jogja, sampai pelabuhanan Kartini Jepara pas subuh. Total biaya saat itu sekitar 1jt/orang. Kalau kalian mau lebih murah lagi, kalian bisa ikut tour gabungan, kalau ngga salah paketnya mulai dari 650K/orang. Kami di Karimunjawa selama 3 hari 2 malam.
Sesampainya di Pelabuhan kartini, kita masih harus nunggu Kapal bertolak ke Karimunjawa.

Saat di pelabuhan, cuaca ngga bersahabat ternyata, hujan angin, sempet hopeless... apakabar ini acara kalau hujan gini. Berdoalah pada Tuhan... dan hujannya berhenti gaes...

suasana pagi di Pelabuhan Kartini
Kapal cepat kami akan berangkat pukul 09.00 WIB, jadi masih ada waktu untuk menikmati suasana Pelabuhan. Melihat aktivitas masyarakat di sekitar Pelabuhan.

Kapal parkir

KMP Siginjai
Ada dua jenis kapal yang bisa digunakan saat akan menuju ke Karimunjawa gaes, kapal cepat Bahari express yang menempuh perjalanan kurang lebih 2-3jam, dan Kapal fery Siginjai yang bisa mengangkut kendaraan bermotor yang menempuh perjalanan sekitar 5-6 jam.


Singkat cerita, perjalanan sudah kami lalui selama sekitar 2 jam yes gaes. Sampai di sana, udah disambut tuh sama Mas Tri, tour guide kita. Perjalanan hari pertama adalah menelusuri daratan Karimunjawa. Abis makan, langsung cuss meluncur ke  Bukit Love.








Setelah dari Bukit Love meluncur ke pantai Annora..

Saat di pantai Annora air laut sedang surut, banyak penjaja makanan juga di sana gaes. Setelah dari pantai Annora, kita lanjut untuk menikmati sunset di pantai Ujung gelam/Tanjung gelam. Jalanan agak ekstrim yak 😉. Tapi bakal terbayar sama birunya laut dan hangatnya sinar senja.

Untuk gallery foto lainnya please check di instagram @kinanstory.
Setelah puas menikmati sunset, kami memutuskan untuk menghabiskan malam untuk beristirahat di Homestay. dan esok akan dilanjutkan untuk tour laut... see you.... (y)



Informasi Homestay

Homestay RGJS bisa booking melalui Agoda/Booking.com

pemandangan dari homestay



















Minggu, 12 Juni 2016

Pesona si Kunir

Halo everyone…


Tulisan kali ini akan membahas perjalanan singkat ke Dataran tinggi Dieng. Di Dieng ada tempat yang terkenal untuk melihat si Golden Sunrise, yang katanya adalah Sunrise terbaik di Dunia.


Oke, aku berangkat dari Jogja bersama pasukan lengkap yaitu suami dan anak-anak. Perjalanan dari Jogja menuju Dieng memakan waktu sekitar 3-4 jam kalau ngga pakai acara nyasar :p. oohhh pemandangannya benar-benar memanjakan mata, hamparan sawah yang menghijau, bukit dengan warna yang menyejukkan mata, benar-benar tempat yang cocok untuk menghilangkan penat. Aku sampai di Dieng sekitar pukul 17.15 saat udara Dieng mulai berubah semakin dingin, hehe. Karena tujuan utama adalah bukit Si Kunir, maka sore itu, aku langsung menuju ke desa Sembungan, tempat dimana penanjakan dimulai. Oh iya FYI Desa Sembungan ini merupakan Desa tertinggi di Pulau Jawa lho, Desa Sembungan berada di ketinggian 2.306 mdpl, woowww!


Desa Sembungan



Sampai di Desa Sembungan, Kami sudah di sambut oleh penjaga pos 🤗, namanya Mas Romadhon, halooo Mas Romadhon. Kemudian Mas Romadhon menawarkan untuk mencarikan Homestay, atau kami mau cari sendiri. Oke karena hari sudah mulai larut, aku putuskan untuk ikut dengan Mas Romadhon saja. Oh iya, Orang sana baik-baik dan ramah lho… Harga homestay juga tergolong murah.  Btw di sana sinyal yang bagus cuma provider dari Telkomsel 🤦.



bisa buat rame-rame, hihi


Oke sampai di Homestay di sambut dengan pemilik homestay, beberapa cup manisan carica dan minuman hangat. Untuk urusan makan, kita bisa nego dengan pemilik homestay, atau mau keluar cari sendiri. Kalau aku kemarin minta tolong sekalian sama mas Romadhon untuk urusan makan, terima beres tinggal istirahat menyiapkan fisik untuk naik bukit.




Sekitar pukul 03.00 dini hari aku udah bangun, menyiapkan bekal untuk anak-anak, dan membangunkan para pasukan. Jam 03.30 kami sudah siap menuju ke bukit Si Kunir. Udaranya lumayan dingin, sekitar 10 derajat celcius, jadi siapkan jaket dan perlengkapan lainnya ya. Untuk mendaki jangan lupa membawa senter ya, agar perjalanan mendaki lancaarrr, karena kita berjalan di pinggiran jurang, maka keselamatan harus di utamakan. Istirahat jika dirasa tubuh sudah lelah mendaki, minum secukupnya.

Buat yang mendaki bersama anak, pastikan kondisi anak dalam keadaan baik ya, medan pendakiannya ngga susah sih sebenernya, tapi yaa lumayan capek juga sih, hehe. Banyak juga yang bawa anak ke atas, kalau capek di sana ada porter yang siap bantuin buat gendong anak kita,hihihi.

Oh iya, kalau weekend, menurutku Si Kunir ini berubah jadi lautan manusia deh, naiknya harus berdesakan, harus nunggu, ahhh kalau bisa pas weekday aja deh datangnya. Menurut penuturan warga sekitar, kalau weekend apalagi long weekend, akses buat naik bukit lumayan susah karena berdesakan. Kebetulan waktu itu akau datangnya pas weekday jadi cenderung sepi.

Setelah sekitar 40 menit berlalu, kami sudah sampai di atas, ada mushola di zona 1, jadi sholat subuh dulu, kemudian lanjut lagi. Sampai di atas sekitar pukul 05.00, matahari baru mengeluarkan sinar berwarna jingga.wowww… benar-benar amazing!

Menunggu beberapa saat sambil menikmati sejuknya udara gunung, menikmati keheningan, menikmati sentuhan angin yang begitu lembut. Saat mentari mulai bersinar, dan kehangatannya mulai menyentuh pori-pori kulit… wow, sungguh luar biasa ciptaan Tuhan.








Yah.. walau hari ini kurang beruntung karena cuaca yang sedikit berkabut, sehingga si golden sunrise tampak malu-malu di balik awan. Oke! Ada alas an kembali saat cuaca bagus suatu hari nanti, hehe.

Sudah puas menikmati sunrise, sekitar pukul 07.00 kita mulai beranjak dari atas bukit untuk turun ke bawah. Ooohhhh sungguh amazing pemandangannya, hamparan pepohonan yang siap memberi kesejukan setiap makhluk yang lewat di bawahnya. Saat di bawah, kalian akan di sambut camilan hangat yang yummyyy sekali, pertama kali lihat aku kira itu cilok, xixixi ternyata itu kentang yang diolah menggunakan saus gula merah dengan sedikit sensasi pedas… yummmmmyyyy… cukup terjangkau atau bahkan muraaah, sau cup cukup bayar 5000 rupiah saja…








Ahhh… menikmati udara sejuk sambil ngemil kentang dulu, mengembalikan energi yang habis sebagian. Buat yang mau wisata ke Dieng, bila kondisi memungkinkan, wajib datang ke si Kunir nih… nikmati golden sunrise yang konon katanya merupakan yang terindah di dunia.

okay... perjalanan Dieng belum berakhir, nantikan cerita perjalanan lainnya ya teman-teman... 😘 

Senin, 02 Mei 2016

SEKOLAH KEHIDUPAN part 2


Melalui berbagai pertimbangan, berbagai sikap kepo yang mendalam, melihat di beberapa akun orang tua tentang Salam, akhirnya aku memutuskan oke mari kita coba untuk bergabung di Salam. Singkat cerita awal mula aku bisa bergabung dengan Salam ada di tulisan part 1.



  Satu minggu trial, aku bisa melihat sedikit banyak tentang bagaimana cara mereka bermain sambil belajar. Untuk kelas TA(sama dengan TK) fasilitator yang akan mengikuti alur keingin tahuan si anak, tidak akan ada yang digiring untuk duduk kemudian membuka buku dan menulis. Anak ingin menggambar, fasilitator mengikuti, anak ingin bermain di luar kelas fasilitator mengikuti. Anak-anak belajar secara menyenangkan menurut apa yang ingin mereka ketahui.


  Masa trial berlalu, aku berdiskusi dengan anak-anak, mengingat yang mau menjalani adalah mereka, kami sebagai orang tua hanya mendukung dan mengarahkan keputusan mereka. Anak-anak setuju terutama Kayla, karena yang butuh perhatian khusus sebetulnya adalah Kayla. Kami sepakat untuk ikut bergabung di Salam, dengan kesepakatan aku akan selalu ada sampai dia dan adiknya Kanaya sudah siap untuk bermain tanpa bundanya.


Waktu berjalan, ternyata banyak yang harus di lalui ya, hehe..


  Mereka baik-baik saja, justru perhatian yang luar biasa datang dari lingkungan sekitar. Aku menyebut perhatian, karena menurutku itu sangat luar biasa, hahaha… berbagai pertanyaan silih berganti datang sampai hampir setiap hari mengulang jawaban yang sama untuk orang yang berbeda.

Sedikit gambaran, Salam adalah sekolah yang semi homeschooling menurut pengamatanku, orang tua, anak, fasilitator saling bersinergi untuk menciptakan anak-anak yang berkualitas. Salam hadir dari berbagai macam suku dan agama, jadi tidak ada pembekalan agama secara khusus. Salam menggunakan ijazah kesetaraan sebagai syarat untuk melanjutkan ke jenjang selanjutnya. Sudah terbayang pertanyaan apa yang aku dapatkan? hehehe

Bahkan mungkin bukan hanya pertanyaan, tapi bersinggungan karena beda jalan pemikiranpun ada. 

Sering kali mendapat pertanyaan :


“anak-anak sekolah di sana tidak khawatir dengan pendidikan agamanya?tidak ada pembekalan agama?


  Aku selalu jawab panjang lebar, bahwa semenjak anak-anak masih di dalam kandungan, pembekalan agama itu sudah kami berikan sebagai orang tua. Belajar agama itu yang paling maksimal tumbuh dari keluarga. Anak-anak akan melihat seperti apa orang tuanya beribadah, orang tua lah yang mempunyai tanggung jawab mengenalkan Sang pemberi hidup kepada anak-anaknya. Tidak ada sedikitpun ke khawatiran dalam hatiku, Alhamdulillah aku bersyukur, anak-anak tahu kewajiban mereka terhadap Tuhan-nya. Anak-anak mampu berdampingan dan saling menghormati.


  Untuk aku dan  suami, itu bukan masalah besar yang harus dipikirkan. Kami Insya Allah yakin akan tetap menjaga akidah kami dan mampu berdampingan dengan perbedaan. Justru dengan kami menempatkan anak-anak dengan berbagai keragaman, mereka mampu menumbuhkan sikap saling menghargai, dan sikap tanggung jawab. Kami orang tua ataupun anak-anak, duduk dalam satu lantai berdoa dengan cara kami masing-masing. Ada yang  aneh kah? TIDAK. Semua berjalan dengan khidmat dan baik … Agama itu urusan masing-masing orang dengan Sang pencipta, indah bukan? Kalau dalam Islam ada Hablum Minallah dan Hablum Minannas. Hubungan dengan Sang pencipta dan hubungan dengan sesama manusia. Hubungan dengan Sang pencipta biar hanya hati kita masing-masing yang tahu,  dan hubungan dengan sesama manusia tetap berjalan berdampingan dengan damai.

Nahhh… jadi sepanjang itu jawaban untuk satu pertanyaan, hehe. Disamping pendidikan agama, kita juga harus mendukungnya dengan pendidikan moral untuk anak-anak. Agar anak-anak mampu mempunyai sikap yang santun, terpuji dan tidak merugikan orang lain dan lingkungan sekitar, agar anak-anak mampu mengambil sikap dengan rasa tanggung jawab.




Pertanyaan yang selanjutnya paling sering ditanyakan adalah…


“anak-anak ngga pake seragam?” “apa anak-anak bias bersaing dengan dunia luar kalau belajarnya seperti itu?”


  Oke! Jawabannya akan panjang lagi… hihihi

Anak-anak di Salam memang belajar tanpa seragam, dan entah kenapa anak-anak justru merasa nyaman dengan hal ini, khususnya anak-anakku, mereka bisa memakai apa saja yang mereka mau, pakai celana pendek, kaos, apapun lahhh. Bawa ganti baju kalau perlu, karena anak-anak suka nyemplung di sungai, main di sawah, yaa mereka bebas berkotor-kotoran.

Kita beralih ke system belajar, Salam menerapkan ijazah standar kesetaraan, hal ini yang banyak menjadi pertanyaan banyak orang di sekitarku, “hanya ijazah paket?”, “nanti bisa kuliah?, bisa kerja?”. Ooohhh mungkin yang nanya mainnya kurang jauh pikirku, hehehe… Ijazah kesetaraan sekarang sudah jauh diterima dalam masyarakat. Sudah bisa bersaing dengan dunia luar.



  Untukku pribadi, ijazah itu bukan hal yang menakutkan, bukan hal yang harus dipikirkan terlalu dalam. Yang jadi pemikiran utamaku  dan suami adalah bagaimana anak-anak mampu tumbuh secara mandiri, mandiri secara sikap dan mental, bisa berguna untuk orang lain dan lingkungan sekitar, mampu belajar dengan cara yang benar-benar mereka pahami, meskipun mereka akan memilih jalur non formal. Berpikir bagaimana mereka mempunya sikap yang santun dalam kehidupan, yaaa ijazah itu nomer sekian untukku.


  Beberapa bulan anak-anak di Salam, fokus pada Kayla karena sebetulnya yang punya sedikit trauma adalah Kayla, dia sudah mampu mengelola emosinya, mampu menemukan cara belajar yang menyenangkan menurut dia. Aku tidak pernah menyuruh dia untuk menulis, belajar angka, belajar huruf, jika dia membuka buku, itu atas kemauan dia, aku hanya mengamati, mengikuti alurnya dia mau ngapain. Yaaa… itu tujuan kami sebagai orang tua, memberikan ruang seluas-luasnya untuk anak bereksplorasi, memberikan ruang yang paling nyaman untuk anak-anak berkembang….





Rabu, 27 April 2016

SEKOLAH KEHIDUPAN part 1



  Satu bulan yang laluTepatnya bulan maret 2016, anak-anak mulai menambah kegiatan bermainnya disebuah sekolah yang disebut Sanggar Anak Alam Yogyakarta.

 
Aku menemukan sekolah itu, saat diujung kegalauan hatiku, kegelisahan yang sangat mendalam(lebay…). Kenapa? Oke… Sedikit cerita bahwa ada sedikit tindakan yang mungkin terlalu terburu-buru saat aku mengambil keputusan untuk memasukkan Kayla anak pertamaku ke gedung yang bernama Sekolah. 

Di sekolah yang lama, kebijakan untuk menemani anak di sekolah adalah sampai 2 minggu setelah proses belajar dimulai, setelah itu kita harus tega ataupun tidak untuk meninggalkan dia di sekolah, menangis ataupun tertawa. Dalam hati kecil, rasa sakit melihat dia menangis, dan rasa akan kehilangan kepercayaan itu ada. Sebelumnya, aku dan suami tidak pernah terpikir untuk memasukkan anak-anak ke sekolah TK karena planning ke depan anak-anak akan mengikuti cyber homeschooling. Tapi entah mengapa, hatiku luluh saat mendengar sekolah, pikirku saat itu, biarlah anak-anak bermain dulu di TK, nanti saat usia SD kita lanjut cyber homeschooling.


 
  Dear parents, kita tahu, masing-masing anak itu unik, masing-masing anak itu berbeda. Ada yang menyukai dunia sekolah yang formal, ada pula yang tidak. dan ternyata anak-anakku menyukai dunia yang non formal. Setelah melalui beberapa bulan pengamatan, hati nurani saya mulai berontak, “oke, Aku harus segera bergerak”. Karena apa? Karena Kayla menunjukkan beberapa perubahan sikapnya. Kami bicara dari hati ke hati, ku tanya “kakak, ada apa?” “kakak, bias ceritakan ke bunda yang kakak rasakan”. Saat itu, kami(aku & suami) mengajak Kayla keluar kota, mencari suasana yang nyaman untuk saling berbagi rasa dengan anak-anak. Dari situ Kayla bisa sedikit demi sedikit bercerita tentang rasa tidak nyamannya di Sekolah, dia harus masuk, duduk di kelas, menulis saat naluri anak-anaknya ingin bermain. Kalau dia bermain di luar sendiri, itu akan terlihat aneh, karena semuanya duduk dan belajar di dalam kelas. 

 
   Oke anggap saja mulai dari sini, aku harus mengambil tindakan, cabut berkas, dan Kayla off sekolah. Sampai akhirnya, kebiasaan kepo di dunia maya itu tertuju pada sebuah blog Sanggar Anak Alam (sekarang webnya pindah disini). Aku pelajari, cari info sebanyak-banyaknya, sampai aku add akun orang tua yang anaknya begabung di Sanggar Anak Alam(salam), aku gali info sebanyak-banyaknya, mencari yang satu visi misi, jangan sampai salah melangkah lagi. 

 Daaannn… tepat bulan maret 2016, aku datangi Salam, melihat bagaimana mereka belajar. Bertemulah aku dan suami dengan bu Wiwin, ku ceritakan segala hal yang mengganjal di hati, dan aku pastikan, “bolehkah saya menemani anak-anak sampai mereka mau lepas secara natural?”, dan bu Wiwin menjawab kegalauan-ku saat itu, justru anak-anak tidak boleh ditinggal tanpa kesepakatan antara orang tua dan anak. Dari situ, oke… Kita trial dulu satu minggu. Bagaimana perkembangan anak-anak? Apa yang aku dapatkan? Tunggu cerita selanjutnya ya teman-teman….

Video tentang Salam:
1. Sanggar Anak Alam
2. Sanggar Anak Alam- Lentera Indonesia
3. Sanggar Anak Alam
4. Sanggar Anak Alam- Group 4
5. Live in Sanggar Anak Alam
6. Simulasi Gempa Sanggar Anak Alam